DPRD Luwu Timur Soroti Kebutuhan Pendidikan di Kecamatan Malili
LUWU TIMUR, celebesaktual.id – Kebutuhan sarana dan peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu perhatian DPRD Kabupaten Luwu Timur dalam kunjungan daerah pemilihan (Dapil) I di Kecamatan Malili, Selasa (1/9/2026).
Kunjungan yang dilakukan sejumlah anggota DPRD Luwu Timur tersebut menjadi ruang bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Anggota DPRD Luwu Timur dari Dapil I, Rusdi Layong, bersama Harisa Suparjo, M. Siddik, Firman Uddin dan Andi Ahmad, berdialog dengan pemerintah kecamatan, kepala desa, perwakilan Dinas Pendidikan, serta pengelola satuan pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Malili.
Dari pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi dan kebutuhan di bidang pendidikan menjadi bahan pembahasan DPRD. Masukan dari sekolah dan masyarakat selanjutnya akan menjadi bagian dari pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Rusdi Layong mengatakan, kunjungan lapangan penting dilakukan agar DPRD memperoleh gambaran secara langsung mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan sekolah. Aspirasi yang disampaikan tentu akan kami catat dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan serta kemampuan anggaran daerah,” kata Rusdi.
Menurut Rusdi, perhatian terhadap sektor pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur sekolah, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas pendidikan yang berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Khusus sektor pendidikan, kita ingin memastikan kebutuhan dasar sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan mendapat perhatian. Karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk generasi Luwu Timur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, aspirasi masyarakat yang diterima dalam kunjungan Dapil akan menjadi bahan bagi DPRD dalam menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan. Setiap usulan akan dilihat berdasarkan tingkat kebutuhan serta kemampuan keuangan daerah.
“Kami akan melihat mana yang menjadi kebutuhan prioritas dan memungkinkan untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran. Intinya, aspirasi masyarakat harus menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain pendidikan, komunikasi antara DPRD, pemerintah daerah, pemerintah desa dan satuan pendidikan dinilai penting untuk memastikan program pembangunan di Kecamatan Malili berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda DPRD Luwu Timur dalam menghimpun aspirasi masyarakat untuk selanjutnya menjadi bahan dalam pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Rusdi menegaskan, DPRD Dapil I akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat disampaikan secara langsung dan ditindaklanjuti melalui mekanisme penganggaran maupun pengawasan. ***
