Erni Malape Nilai Ibas Cup 2026 Tak Sekadar Kompetisi Voli, Ekonomi Warga Ikut Bergerak
Luwu Timur, celebesaktual.id - Riuhnya pertandingan Ibas Cup 2026 di Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, tak hanya menghadirkan persaingan antartim bola voli. Di balik ramainya penonton dan ketatnya laga hingga partai final, turnamen tersebut ikut membuka ruang ekonomi bagi warga sekaligus mempererat interaksi sosial masyarakat desa.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Erni Malape, ketika menyaksikan partai final Ibas Cup 2026 di Lapangan Voli Desa Ledu-Ledu, Senin (13/7/2026) malam.
Menurut Erni, tingginya antusiasme warga selama turnamen berlangsung menciptakan aktivitas ekonomi baru di sekitar arena. Pedagang makanan dan minuman mendapat kesempatan melayani ratusan penonton yang datang menyaksikan pertandingan.
“Turnamen seperti Ibas Cup bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga di sekitar lokasi pertandingan. Ini menjadi nilai tambah yang perlu terus dipertahankan,” ujarnya.
Bagi Erni, geliat ekonomi tersebut menjadi salah satu sisi penting dari penyelenggaraan kegiatan olahraga di tingkat desa. Turnamen tidak berhenti sebagai pertandingan di dalam lapangan, tetapi turut menghidupkan aktivitas warga di sekitarnya.
Ibas Cup juga menjadi ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai wilayah. Pertandingan yang berlangsung selama turnamen mempertemukan pemain, pendukung, dan warga dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung sportivitas.
Dari sisi olahraga, Erni melihat keberadaan kompetisi secara rutin sebagai bagian penting dalam membentuk kualitas atlet. Intensitas pertandingan memberi pemain pengalaman menghadapi tekanan, menguji kemampuan teknis, sekaligus membangun mental bertanding.
“Melalui kompetisi yang berkesinambungan, atlet dapat mengasah kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri. Dari turnamen seperti inilah bibit-bibit atlet berprestasi dapat lahir,” katanya.
Rencana Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menjadikan Ibas Cup sebagai agenda tahunan pun mendapat apresiasi dari Erni. Menurutnya, penyelenggaraan yang berkelanjutan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet untuk bertanding dan mengukur perkembangan kemampuan mereka.
Namun, kesinambungan kompetisi perlu berjalan beriringan dengan pembenahan fasilitas olahraga. Erni menilai Lapangan Voli Desa Ledu-Ledu menjadi salah satu sarana yang perlu mendapat perhatian agar dapat menunjang latihan maupun pertandingan secara lebih optimal.
“Ketersediaan fasilitas yang baik akan membuat proses latihan semakin maksimal. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Sebagai wakil rakyat, Erni menyatakan DPRD Kabupaten Luwu Timur siap mendukung program yang mendorong perkembangan olahraga sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Dengan geliat UMKM, keterlibatan warga, serta munculnya ruang bagi atlet muda untuk berkompetisi, Ibas Cup 2026 memperlihatkan bahwa turnamen olahraga di tingkat desa dapat memiliki dampak yang lebih luas. Bukan hanya soal siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga bagaimana sebuah pertandingan mampu menggerakkan masyarakat dan membuka jalan bagi lahirnya talenta olahraga dari daerah. ***
