Firman Udding Jadikan Penas di Gorontalo Ruang Belajar untuk Perkuat Pembangunan Malili–Wasponda
Gorontalo, celebesaktual.id - Keikutsertaan Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi PKS, Firman Udding, dalam Pekan Nasional (Penas) di Provinsi Gorontalo, Jumat (19/06/2026), tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Forum tersebut dimanfaatkannya untuk melihat secara langsung pengelolaan berbagai potensi daerah yang dapat menjadi referensi bagi pembangunan di wilayah pemilihannya.
Firman yang mewakili Daerah Pemilihan Malili–Wasponda mencermati sejumlah sektor yang berkembang di Gorontalo, khususnya pertanian, perikanan, pengelolaan kawasan pesisir, serta pemanfaatan potensi wilayah.
Menurutnya, pengalaman antardaerah penting untuk memperkaya perspektif dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan karakteristik masyarakat dan potensi daerah masing-masing.
“Kehadiran saya di sini bukan sekadar hadir dalam acara, melainkan untuk melihat langsung bagaimana Gorontalo mengembangkan sektor pertanian, perikanan, serta pengelolaan wilayah pesisir dan daratnya. Hal-hal yang baik dan relevan pasti akan kami pelajari dan sesuaikan dengan kondisi nyata di Malili hingga Wasponda,” ujar Firman Udding saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menilai Malili–Wasponda memiliki modal daerah yang kuat. Pertanian, perkebunan, perikanan, serta sumber daya alam menjadi sektor yang dapat terus dikembangkan untuk memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Namun, potensi tersebut masih berhadapan dengan sejumlah persoalan, antara lain keterbatasan akses infrastruktur, pemasaran hasil produksi, serta penguatan kapasitas masyarakat.
Dari kunjungan dan interaksi selama Penas, Firman mengumpulkan sejumlah catatan mengenai pola pengembangan potensi daerah yang dinilai relevan untuk dikaji lebih lanjut. Pengalaman tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan dalam pembahasan kebijakan dan fungsi pengawasan di DPRD Sulawesi Selatan.
“Tugas kami adalah menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Apa yang kami pelajari di sini akan menjadi bahan utama dalam menyusun usulan Rancangan Peraturan Daerah, mendorong pembangunan yang merata, serta memastikan setiap program yang berjalan benar-benar menyentuh manfaat bagi warga di seluruh wilayah Dapil kami,” katanya.
Selain mengikuti agenda Penas, Firman juga berdialog dengan sejumlah pihak di Gorontalo. Pertemuan tersebut melibatkan perangkat daerah, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat untuk menggali informasi mengenai strategi pengembangan daerah, capaian yang telah diraih, sekaligus berbagai kendala dalam pelaksanaannya.
Ia menyebut pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa pengelolaan potensi lokal membutuhkan keterhubungan antara kebijakan pemerintah, infrastruktur, pelaku ekonomi, dan partisipasi masyarakat.
Seluruh hasil pengamatan dan catatan selama kegiatan akan dirangkum dalam laporan kerja. Dokumen tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan di Luwu Timur, khususnya untuk mendorong pembangunan yang lebih merata di kawasan Malili–Wasponda. ***
