GPM Luwu Timur Perkuat Akses Pangan, Bupati Irwan Dorong Pasar Murah Menjangkau Desa
Luwu timur, celebesaktual.id - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperluas perhatian pada sektor pertanian dan ketersediaan pangan masyarakat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung kegiatan yang berlangsung di pelataran Lapangan Dinas Pendidikan, Selasa pagi (21/7/2026).
GPM menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperkuat akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau. Program yang digelar secara berkala oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Luwu Timur itu juga mempertemukan masyarakat dengan beragam produk pangan, termasuk hasil pertanian dan olahan perikanan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu. Aneka sayuran organik juga tersedia dengan harga mulai Rp5.000 per kemasan, disertai berbagai produk olahan perikanan.
Bupati Irwan menilai pelaksanaan GPM perlu terus dibenahi agar akses masyarakat terhadap pangan semakin mudah. Saat meninjau lokasi, ia memberikan arahan terkait penambahan fasilitas dan personel pelayanan.
Ia meminta penyediaan tenda berukuran lebih besar serta penambahan petugas di lapangan sehingga aktivitas jual beli pangan dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman.
“GPM ini harus terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kecamatan dan desa, agar bisa memudahkan masyarakat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” kata Irwan.
Dari sisi penguatan pangan lokal, keterlibatan vendor daerah dalam GPM turut membuka ruang bagi produk pertanian dan pangan lokal untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Pola ini membuat kegiatan pasar pangan murah tidak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga dengan akses terhadap beragam komoditas pangan yang tersedia di daerah.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Luwu Timur, Darfan Husain, mengatakan GPM akan tetap digelar secara berkala dengan melibatkan vendor lokal.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala, khususnya di Malili dua kali dalam sebulan, dan juga akan dilakukan di dinas-dinas, kecamatan hingga desa sama seperti sebelumnya,” ujarnya.
Pelaksanaan GPM secara rutin menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga pasokan dan keterjangkauan bahan pangan. Dengan pola pelaksanaan yang menjangkau Malili hingga kecamatan dan desa, pasar pangan murah diarahkan semakin dekat dengan konsumen sekaligus memberi ruang bagi produk pangan lokal untuk masuk dalam rantai distribusi masyarakat.
