Kisah Saudara Kembar hingga Tiga Bersaudara Warnai Penyerahan SK 814 PNS Luwu Timur
Luwu Timur, celebesaktual.id – Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah/janji 814 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2025 di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berlangsung penuh makna di halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (5/6/2026). Selain menjadi momen resmi pengangkatan aparatur sipil negara, kegiatan tersebut juga diwarnai sejumlah kisah inspiratif yang mencuri perhatian para peserta.
Usai menyerahkan SK dan memberikan arahan, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengundang beberapa PNS maju ke depan karena memiliki cerita menarik di balik keberhasilan mereka lolos seleksi.
Sorotan pertama tertuju pada sepasang saudari kembar asal Kabupaten Bone, Elda Apriana dan Elsa Hestiani. Elda bertugas di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SP), sedangkan Elsa ditempatkan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Saat keduanya berdiri di hadapan ratusan peserta, suasana menjadi semakin meriah. Dengan nada bercanda, Irwan mengaku sempat kesulitan membedakan keduanya.
"Mereka ini susah dibedakan. Makanya saya minta satu pakai kacamata, satu jangan," ujar Irwan yang langsung mengundang gelak tawa para peserta.
Bupati kemudian menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan kedua saudari tersebut yang sama-sama mengikuti seleksi hingga resmi menjadi PNS.
"Mereka ini sama-sama ikut tes, saudara kandung, kembar lagi, langsung dua-duanya lulus. Luar biasa. Selamat yah," ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Suasana hangat berlanjut ketika Irwan memanggil tiga bersaudara asal Kecamatan Malili yang pada kesempatan itu sama-sama menerima SK PNS 100 persen.
Ketiganya kini mengabdi di instansi berbeda, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur.
Menurut Irwan, keberhasilan tiga saudara kandung tersebut menunjukkan bahwa perjuangan dan persiapan yang matang mampu membuahkan hasil.
"Ini sangat luar biasa. Sama-sama ikut tes dan semua lulus. Mereka juga merupakan anak asli Malili. Ini luar biasa," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses yang mereka jalani berlangsung berdasarkan kemampuan masing-masing.
"Mereka ini semua lolos murni dan hasil usaha sendiri," tambahnya.
Momen mengharukan lainnya hadir ketika Bupati memperkenalkan pasangan suami istri yang sama-sama berhasil melewati seleksi CPNS Tahun 2025. Sang suami kini bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah I Lagaligo, sementara istrinya ditempatkan di Kecamatan Mangkutana.
Tidak hanya itu, dua bersaudari yang sama-sama dinyatakan lulus dan kini bertugas di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur juga turut diperkenalkan kepada seluruh peserta.
Beragam kisah tersebut menjadi warna tersendiri dalam prosesi penyerahan SK PNS tahun ini. Selain menghadirkan suasana penuh haru dan kebanggaan, cerita para penerima SK menjadi bukti bahwa kesempatan menjadi aparatur sipil negara dapat diraih melalui persiapan yang matang, kerja keras, serta kemampuan yang dimiliki setiap peserta. ***
