Pekan Literasi Anak Digelar di Anjungan Sungai Malili, Puluhan Anak Belajar Sambil Bermain

Asmar Alam PEMKAB LUWU TIMUR 13 September 2026 38 kali Pekan Literasi Anak Digelar di Anjungan Sungai Malili, Puluhan Anak Belajar Sambil Bermain Foto: istimewa

Luwu Timur, celebesaktual.id - Suasana berbeda terlihat di Anjungan Sungai Malili, Minggu (13/9/2026). Ruang terbuka yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata di Malili berubah menjadi tempat anak-anak bermain sekaligus belajar melalui kegiatan Pekan Literasi Anak (Pelita).

Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur bersama Forum Anak Pongkiari Kecamatan Malili itu diikuti puluhan anak. Mereka mulai berdatangan sejak pukul 15.00 WITA dan mengikuti sejumlah permainan serta aktivitas edukatif yang dikemas dalam suasana santai.

Pemilihan ruang terbuka menjadi bagian dari pendekatan kegiatan. Anak-anak tidak hanya diajak membaca, tetapi juga berinteraksi dengan lingkungan dan teman sebaya dalam suasana yang lebih bebas dan menyenangkan.

Pustakawan Ahli Muda DPK Luwu Timur, Aristu Frisian, mengatakan kegiatan Pelita menjadi salah satu cara memperkenalkan literasi kepada anak melalui pendekatan yang dekat dengan keseharian mereka.

“Literasi bukan lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan bagaimana anak-anak kita mampu mengolah informasi, berpikir kritis, dan belajar dari lingkungan sekitarnya,” ujar Aristu.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga ingin mengubah pandangan anak terhadap perpustakaan dan aktivitas membaca. Literasi, kata dia, dapat dilakukan dengan berbagai cara dan tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang perpustakaan.

Sementara itu, Forum Anak Pongkiari Kecamatan Malili menilai keterlibatan anak dalam kegiatan Pelita memberi ruang bagi mereka untuk saling belajar. Pendekatan sebaya atau peer educator dan peer leader membuat peserta tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi turut berperan dalam proses belajar.

Konsep tersebut membuat kegiatan literasi berlangsung lebih interaktif. Anak-anak dapat berbagi pengalaman, bermain, berkomunikasi dan memperoleh pengetahuan dalam satu kegiatan.

Pelita di Anjungan Sungai Malili pun menjadi gambaran bahwa kegiatan literasi bisa hadir di berbagai ruang publik, termasuk tempat rekreasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat. ***

clm-8