Ratusan Warga Meriahkan Padungku, Jihadin Paruge Apresiasi Tradisi Desa Nikkel

Asmar Alam DPRD LUWU TIMUR 04 Juli 2026 17 kali Ratusan Warga Meriahkan Padungku, Jihadin Paruge Apresiasi Tradisi Desa Nikkel

Luwu Timur, celebesaktual.id - Pesta panen atau Padungku di Desa Nikkel, Kabupaten Luwu Timur, berlangsung dalam suasana penuh keakraban, Sabtu (4/7/2026). Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu tidak hanya menjadi ajang syukuran atas hasil pertanian, tetapi juga mempertemukan masyarakat dalam semangat kebersamaan.

Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Paruge, bersama Anggota DPRD Luwu Timur, Yusuf Pombatu, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari dukungan terhadap masyarakat yang terus mempertahankan tradisi lokal di tengah perkembangan zaman.

Bagi Jihadin, Padungku memiliki makna yang lebih luas dari sekadar perayaan setelah masa panen. Tradisi tersebut menjadi ruang bagi warga untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memperkuat hubungan sosial melalui gotong royong dan kebersamaan.

Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat Desa Nikkel yang masih menjaga Padungku sebagai bagian dari identitas budaya Luwu Timur. Menurutnya, keberlangsungan tradisi seperti ini turut memperlihatkan kuatnya nilai persatuan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Sementara itu, Yusuf Pombatu menyoroti pentingnya mengenalkan Padungku kepada generasi muda. Menurutnya, keberadaan tradisi lokal akan tetap memiliki tempat di tengah masyarakat apabila generasi penerus memahami nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya daerah.

Pesta panen tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah desa, serta ratusan warga. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan menjadi momentum bagi masyarakat Desa Nikkel untuk berkumpul, bersilaturahmi, serta merayakan hasil panen dalam suasana kekeluargaan.

Padungku pun kembali menunjukkan perannya sebagai tradisi yang tidak hanya berkaitan dengan hasil pertanian, tetapi juga menjadi wadah untuk merawat nilai kebersamaan dan warisan budaya masyarakat Luwu Timur. ***

clm-8