100 UMKM Lutim Dibekali Keterampilan Digital, CLM Perkuat Program Pemberdayaan

Foto: istimewa

Luwu Timur, celebesaktual.id - PT Citra Lampia Mandiri (CLM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi lokal dengan menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Luwu Timur untuk menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pelaku UMKM. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (17/11/2025) di Wisma Trans Malili ini diikuti sebanyak 100 UMKM dari sembilan desa binaan perusahaan.

Pelatihan bertema “UMKM Maju, Luwu Timur Sejahtera” tersebut dibuka oleh Asisten II Pemkab Luwu Timur, Andi Juanna, yang hadir mewakili Bupati Irwan Bachri Syam. Turut hadir Kepala Dinas Digdagkoprinum Luwu Timur, Senfry Oktavianus, serta sejumlah kepala desa dari wilayah pemberdayaan CLM.

Direktur Eksternal PT CLM, Ismail Achmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pelaku UMKM harus menyesuaikan kebutuhan zaman, terutama dalam menghadapi transformasi digital. Ia menyampaikan bahwa materi pelatihan disusun agar mudah diterapkan dan sesuai dengan tantangan industri modern.

“Pelaku UMKM dituntut untuk mampu mengoptimalkan teknologi dalam memasarkan produk dan mengembangkan usaha. Karena itu, kami terus mendorong program pemberdayaan yang berorientasi pada digitalisasi,” ungkapnya.

Ismail menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) CLM serta bentuk dukungan perusahaan terhadap agenda pemerintah daerah dalam menciptakan UMKM yang tangguh dan berdaya saing.

Ketua HIPMI Luwu Timur, Wahyu Maisal, yang turut memberikan keterangan, mengatakan bahwa peningkatan literasi digital UMKM sangat penting, terlebih dalam menghadapi perkembangan kawasan industri Malili yang terus bergerak maju.

“HIPMI Lutim berperan menghadirkan konsep pelatihan dan tenaga instruktur profesional yang telah terakreditasi. Para peserta nanti juga akan memperoleh sertifikat resmi dari Kemenaker RI,” jelas Wahyu.

Ia berharap para pelaku usaha lokal mampu mengadopsi strategi pemasaran modern sehingga produk mereka dapat bersaing di tengah pertumbuhan industri di wilayah Luwu Timur. “UMKM harus siap menghadapi perubahan dengan layanan dan produk yang lebih inovatif, didukung kemampuan digital marketing yang kuat,” tutupnya. ***