Bawaslu Luwu Timur Gandeng Pemilih Pemula untuk Wujudkan Pilkada 2024 Bersih dan Berintegritas

celebesaktual.id — LUWU TIMUR, Menjelang Pilkada 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024, Bawaslu Luwu Timur semakin memperkuat komitmennya untuk menggandeng berbagai elemen masyarakat, terutama pemilih pemula. Langkah ini diambil demi menciptakan proses pemilihan yang bersih, berintegritas, serta menjaga demokrasi yang sehat di wilayah tersebut.


Bawaslu Luwu Timur menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga masa depan daerah dan bangsa melalui pemilihan yang adil. Pemilih pemula diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam melaporkan segala indikasi pelanggaran yang terjadi selama proses pemilu.


Sulkifli, salah satu perwakilan Bawaslu, menyatakan bahwa pemuda di era digital ini memiliki akses informasi yang luas, sehingga menjadi peluang besar untuk memastikan pengawasan pemilu dilakukan secara efektif. Hal ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Partisipatif Pemilih Pemula yang diadakan di Kecamatan Tomoni pada Rabu (2/10/2024).


Ketua Bawaslu Luwu Timur, Pawennari, menyoroti besarnya kontribusi pemilih pemula dalam Pemilu 2024 yang lalu. Dari 192 juta pemilih nasional, 60 juta di antaranya adalah pemilih pemula dan muda, menjadikan mereka segmen terbesar yang berpotensi memengaruhi hasil Pilkada mendatang.


Dalam kegiatan tersebut, narasumber pegiat pemilu Wahyuddin Djafar dan Kepala Sekretariat Bawaslu Luwu Timur Lenny Thalib turut hadir. Para pemilih pemula didorong untuk aktif menolak politik uang. Pawennari juga menekankan agar pemilih muda menjadi pemilih yang rasional dan tidak terjebak dalam politik praktis yang merusak demokrasi.


"Politik uang adalah bibit dari korupsi politik, yang akan menghambat terciptanya pemerintahan yang bersih. Kita harus membangun komitmen bersama agar proses demokrasi berjalan dengan bersih. Jangan pernah bermimpi masa depan akan cerah jika demokrasi tercoreng oleh cara-cara kotor. Pemilih pemula harus berani melawan politik uang dan menjadi agen perubahan," tegas Pawennari.


Dengan langkah ini, Bawaslu Luwu Timur optimis bahwa keterlibatan pemilih pemula akan mendukung terwujudnya Pilkada 2024 yang bersih, adil, serta menghasilkan pemerintahan yang lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.***