Luwu Timur, celebesaktual.id — Pagi itu, selepas apel bersama para pegawai RSUD I Lagaligo, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam tidak langsung beranjak. Ia menyempatkan diri bertemu para dokter spesialis yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di daerah. Pertemuan berlangsung sederhana, namun penuh keterbukaan.
Para dokter satu per satu menyampaikan apa yang selama ini mereka rasakan. Dokter spesialis gigi bercerita tentang ruang pelayanan yang masih dipindahtempatkan akibat renovasi, dan ruang tunggu yang panas sehingga membuat pasien kurang nyaman. Dari layanan cuci darah, terungkap bahwa satu unit mesin sudah tidak lagi berfungsi, dan pembangunan ruang baru perlu dipercepat.
Keluhan-keluhan itu tidak berhenti sebagai laporan semata. Bupati Irwan mendengarkannya dengan saksama, lalu menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan mutu layanan kesehatan. Ia menjelaskan bahwa layanan gigi nantinya akan dipusatkan di RS Atue, sementara alat pendukung sudah dalam proses pengadaan.
Ia juga langsung memerintahkan agar ruang tunggu diperbaiki — dengan tambahan kanopi dan rumput sintetis agar lebih sejuk. Bahkan kebutuhan alat untuk dokter spesialis jantung dan saraf juga sudah direncanakan dalam anggaran berikutnya.
“Sampaikan saja ke direktur. Jangan sampai ada keluhan dari pasien. Tahun 2027, saya ingin tidak ada lagi rujukan ke luar daerah,” ujarnya dengan nada tegas namun tetap bersahabat.
Bupati juga mengingatkan agar renovasi gedung baru rumah sakit tidak asal jadi. Material, kenyamanan, hingga detail finishing menurutnya harus diperhatikan.
Selesai berdiskusi, Bupati Irwan langsung menuju gedung pelayanan gigi sementara untuk memastikan kondisi lapangan seperti yang disampaikan para dokter.