Luwu Timur, celebesaktual.id - Suasana haru perpisahan siswa kelas XII SMAN 8 Luwu Timur terasa berbeda tahun ini. Di tengah momen Last Ceremony, hadir pula tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Luwu Timur yang membawa pesan penting: keselamatan harus diajarkan sejak dini, Kamis (17/4/2025).
Melalui program “Damkar Masuk Sekolah”, para petugas tak hanya hadir sebagai tamu, melainkan sebagai pendidik keselamatan yang memberikan pembekalan langsung kepada para siswa. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan dasar tentang pencegahan kebakaran, cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta simulasi penyelamatan saat kondisi darurat.
Dengan pendekatan interaktif, para siswa terlibat aktif dan menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka belajar cara memadamkan api secara langsung, memahami pentingnya respon cepat, dan bagaimana menyelamatkan diri jika terjebak dalam situasi kebakaran.
“Tujuan kami bukan hanya memberikan informasi, tetapi juga membentuk kesadaran kolektif sejak bangku sekolah tentang pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran,” ujar salah satu petugas Damkar di sela kegiatan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Damkar Luwu Timur tidak hanya hadir saat krisis terjadi, tapi juga aktif membangun budaya tanggap darurat di tengah masyarakat.
Tak hanya edukatif, kehadiran Damkar juga memperkuat rasa aman di tengah jalannya acara perpisahan yang berlangsung penuh kesan. Petugas turut membantu memastikan kelancaran kegiatan hingga selesai.
Dengan melibatkan generasi muda dalam kegiatan seperti ini, Damkar Lutim berharap masyarakat ke depan lebih tanggap, lebih siap, dan lebih peduli terhadap risiko kebakaran yang kerap kali diabaikan. ***