Luwu Timur, celebesaktual.id - Upaya pembenahan layanan publik di wilayah Kecamatan Towuti kembali mendapat sorotan langsung dari Irwan Bachri Syam. Dalam kunjungan lapangannya pada Kamis (12/03/2026), ia tidak sekadar meninjau, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa standar pelayanan masyarakat di Luwu Timur harus naik kelas.
Berbeda dari kunjungan seremonial pada umumnya, agenda ini menempatkan kenyamanan dan fungsi fasilitas sebagai fokus utama. Tiga gerai Koperasi Merah Putih di Desa Langkea Raya, Wawondula, dan Baruga menjadi titik awal evaluasi. Di lokasi ini, Bupati menilai bahwa koperasi bukan hanya tempat transaksi ekonomi, tetapi juga wajah aktivitas masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tampilan fisik koperasi perlu dibenahi agar lebih representatif. Baginya, suasana yang nyaman dan fasilitas yang memadai akan mendorong partisipasi warga sekaligus menghidupkan perputaran ekonomi lokal.
“Kalau tempatnya baik, orang juga akan lebih tertarik datang dan beraktivitas,” menjadi semangat yang tersirat dari arahannya di lapangan.
Peninjauan kemudian berlanjut ke sektor pendidikan dan kesehatan—dua pilar yang menurutnya tak boleh tertinggal. Di SMP Negeri 1 Wawondula, perhatian tertuju pada kelayakan sarana belajar. Sementara di UPTD Puskesmas Wawondula, aspek kelengkapan fasilitas medis menjadi sorotan utama.
Dalam sudut pandang yang lebih luas, kunjungan ini mencerminkan pendekatan pembangunan berbasis kualitas layanan, bukan sekadar kuantitas infrastruktur. Irwan Bachri Syam menekankan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang nyaman untuk membentuk generasi masa depan, sementara puskesmas harus mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat secara optimal.
“Fasilitas yang baik adalah fondasi pelayanan yang baik,” ujarnya, menegaskan pentingnya standar modern dalam pelayanan publik.
Kunjungan ini juga menjadi indikator bahwa pemerintah daerah tengah mendorong transformasi layanan yang lebih humanis—di mana masyarakat tidak hanya dilayani, tetapi juga merasa dihargai melalui fasilitas yang layak.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memberi pesan jelas: pembangunan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi harus berlanjut pada peningkatan kualitas pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan sehari-hari. ***