Luwu Timur, celebesaktual.id - Gelaran Kejuaraan Bola Voli Indoor Bupati Luwu Timur Cup 2025 resmi berakhir pada Minggu (12/10/2025) sore. Babak final sekaligus penutupan turnamen berlangsung meriah di Lapangan Voli Indoor Puncak Indah, Kecamatan Malili, disaksikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam.
Selain Bupati Irwan, hadir pula Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajri, sejumlah pimpinan OPD, perwakilan manajemen PT Vale, serta Ketua KONI Luwu Timur. Suasana pertandingan makin semarak dengan dukungan penuh para penonton yang memadati tribun.
Partai final mempertemukan Tim GVK D’Dayyan dan PBVSI Luwu Timur. Pertarungan berlangsung ketat hingga harus melewati lima set pertandingan. Kedua tim tampil ngotot dan saling kejar poin. Sesekali, Bupati Irwan terlihat memberi semangat kepada para pemain yang berlaga.
Setelah perjuangan panjang, GVK D’Dayyan keluar sebagai juara dengan keunggulan 3-2. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan mereka meraih piala bergilir Kejuaraan Bola Voli Indoor Bupati Luwu Timur Cup 2025.
Pada penyerahan hadiah, Bupati Irwan memberikan uang pembinaan utama sebesar Rp 10 juta kepada sang juara. Tidak hanya itu, Ibas secara pribadi menambahkan Rp 25 juta sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pembinaan atlet daerah. Dengan tambahan tersebut, total hadiah pembinaan yang digelontorkan pada kejuaraan ini mencapai Rp 55 juta.
Daftar Pemenang Kejuaraan Bola Voli Indoor Bupati Lutim Cup 2025
Kategori Putra
-
Juara 1: GVK D’Dayyan – Rp 10.000.000 + Trofi + Piala Bergilir
-
Juara 2: PBVSI Luwu Timur – Rp 7.500.000 + Trofi
-
Juara 3 Bersama: Barracuda Mangkutana & Ifha Sport Towuti – masing-masing Rp 5.000.000 + Trofi
-
Best Player: Muh. Ikmal (PBVSI Luwu Timur) – Rp 500.000 + Plakat
Kategori Putri
-
Juara 1: PBVSI Luwu Timur – Rp 10.000.000 + Trofi + Piala Bergilir
-
Juara 2: Silva Queen Tomoni Timur – Rp 7.500.000 + Trofi
-
Juara 3 Bersama: Orion Malili & VBC Wewangriu – masing-masing Rp 5.000.000 + Trofi
-
Best Player: Nurfahira (PBVSI Luwu Timur) – Rp 500.000 + Plakat
Turnamen yang berlangsung sejak 2 Oktober hingga 12 Oktober ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM. Sejumlah stan kuliner dan produk lokal di area pertandingan tampak ramai dikunjungi, memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.