Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500, Bupati Luwu Timur Beri Peringatan Tegas

Foto: Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam,

Luwu Timur, celebesaktual.id - Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin rapat persiapan panen dan pengawasan stabilitas harga tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran distribusi hasil panen serta menjaga harga gabah tetap stabil di tingkat petani dan pasar.

Rapat yang digelar di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (14/04/2026), dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan Perum Bulog Cabang Palopo, pimpinan OPD, camat, serta berbagai organisasi pertanian seperti Perpadi, Gapoktan, dan kelompok tani.

Dalam arahannya, Bupati Irwan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program pro-petani. Ia memastikan bahwa setiap kendala yang dihadapi petani akan menjadi perhatian pemerintah daerah.


Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi gudang sebagai tempat penampungan gabah agar hasil panen yang melimpah dapat terserap maksimal di daerah.

Bupati Irwan mengingatkan bahwa puncak panen diperkirakan terjadi pada Mei hingga Juni 2026 dan perlu pengawasan ketat, terutama terkait harga gabah di tingkat petani.

Ia menegaskan bahwa harga pembelian gabah tidak boleh berada di bawah Rp6.500 per kilogram, mengingat masih adanya keluhan petani terkait harga yang tidak sesuai standar.

Sementara itu, perwakilan Perum Bulog Cabang Palopo menyebutkan bahwa stok beras saat ini mencapai sekitar 49 ribu ton, menjadi salah satu cadangan tertinggi, meskipun kapasitas gudang masih menjadi kendala utama.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama guna merumuskan langkah strategis menghadapi musim panen serta memastikan kesejahteraan petani di Luwu Timur. ***