Luwu Timur, celebesaktual.id - Suasana di RSUD I La Galigo, Kecamatan Wotu, sedikit berubah pagi ini (21/5/2025). Pasien dan keluarganya yang biasa menunggu antrean dengan gelisah, dikejutkan oleh kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Bupati melakukan inspeksi mendadak (sidak) menyusul keluhan masyarakat tentang lambannya pelayanan di rumah sakit milik daerah tersebut. Irwan tidak hanya berkeliling, tetapi juga menyapa dan bertanya langsung kepada para pasien yang sedang menunggu layanan medis.
Bagi Syarifah (52), warga Desa Lampenai, kunjungan itu memberi harapan baru. “Biasanya kami harus menunggu lama hanya untuk pendaftaran, apalagi kalau bawa BPJS. Kadang ditanya macam-macam dulu baru bisa masuk. Tapi tadi Bupati datang, langsung semua pegawai jadi cepat geraknya,” ujarnya.
Irwan Bachri Syam tampak serius mengecek berbagai sudut rumah sakit, dari loket pendaftaran hingga poli umum. Ia mengkritik keras sistem pelayanan yang menyulitkan warga, terutama terkait akses BPJS.
“Saya tidak mau dengar lagi ada pasien ditolak karena urusan administrasi. Layani dulu, jangan buat masyarakat merasa seperti tersangka karena bawa kartu BPJS,” tegas Irwan kepada jajaran rumah sakit.
Kritik tersebut bukan tanpa dasar. Keluhan serupa telah berulang kali disuarakan oleh warga melalui media sosial dan saat kegiatan reses anggota DPRD. Irwan, yang dikenal responsif terhadap aduan masyarakat, memilih turun langsung ke lapangan.
Namun, bukan hanya pelayanan yang jadi sorotan. Kebersihan rumah sakit juga ikut diperiksa. Irwan meminta agar fasilitas selalu dalam kondisi layak dan nyaman. “Pasien itu tidak hanya butuh obat, tapi juga rasa tenang dan tempat yang bersih. Rumah sakit harus manusiawi,” katanya di hadapan staf rumah sakit.
Kunjungan mendadak ini, menurut Irwan, akan menjadi pola pengawasan rutin. “Saya akan terus keliling. Kalau kita tidak lihat sendiri, kita tidak tahu di mana rusaknya,” ujarnya.
Meski sidak ini disambut positif, beberapa warga berharap perubahan tidak hanya terjadi saat ada pejabat berkunjung. “Bagus kalau bisa konsisten. Jangan hanya bersih dan cepat pas ada Bupati. Kami sakit setiap hari, bukan pas ada tamu,” tambah Rahmat, keluarga pasien dari Kecamatan Burau.
Sidak ini menjadi gambaran pentingnya pengawasan langsung terhadap layanan publik. Bagi Irwan Bachri Syam, kesehatan bukan sekadar janji kampanye, tapi amanah yang harus dijaga setiap hari — bahkan tanpa pemberitahuan.