Meninggalakan Luwu Timur Dengan Kesan Baik, Iptu Andi Arafat: Satu Hari Harus Dapat Tiga Teman Baru

Iptu Andi Arafat Soepalman, sudah mengemasi barang-barangnya. Siap berangkat ke Kota Makassar, Selasa, (03/09/24).

 

Di Kota Daeng, Arafat diberikan tugas dan tanggung jawab baru. Kini menjabat sebagai Pamin 1 SI STNK Ditlantas Polda Sulsel.

 

“Semoga Bang Arafat sukses, sehat, dan lekas naik pangkat. Beliau anggota Polri yang sangat merakyat,” kata Tokoh Pemuda Balambano, Rizal Mujur.

 

Rizal ingat betul, bagaimana Arafat melayani masyarakat di Samsat Kabupaten Luwu Timur.  Sangat ramah dan santun. Di luar kantor apalagi. Arafat dikenal murah senyum dan cepat akrab dengan masyarakat.

 

“Bang Arafat sangat profesional menurut saya. Di kantornya melayani dengan baik. Di luar kantor bersahabat dengan siapa saja. Sungguh sosok anggota polri yang merakyat,” ungkap Mujur.

Kapten Club Sepak Bola Bhayangkara Polres Lutim, Bripka Sukardi pun mengakui royalitas Arafat. Apalagi di bidang olahraga.

Sukardi bahkan menyebut Iptu Arafat adalah pemersatu olahraga.

 

“IPTU Arafat sangat memperhatikan anggota, kami dari tim sepak bola selalu di support, dibuktikan dengan beberapa pertandingan kami selalu didampingi beliau” kata Sukardi.

Arafat menjabat sebagai Kanit Regident Polres Luwu Timur kurang lebih satu tahun. Sahabatnya banyak. Tak hanya anggota polri, nyaris semua jurnalis, dan LSM akrab dengannya.


 Bahkan peagang cendol dan nasi kuning di Malili juga merasa kehilangan dengan berpindahnya Iptu Andi Arafat. "Aih nda ada mi kodong langganan nasi kuning ku lagi, pindah mi pak kanit samsat" ucap Mama Gibran salah seorang pedagang nasi kuning di Malili.


“Saya memang punya prinsip. Setiap hari, harus dapat tiga teman baru. Karena banyak teman, banyak rezeki,” kata Arafat sembari melempar senyum.

 

Arafat mengaku cukup senang selama bertugas di daerah berjulukan Bumi Batara Guru. Tak hanya tenang, masyarakatnya ramah dan santun.

 

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Luwu Timur. Saya mohon maaf jika ada kata dan tindakan yang menyinggung perasaan. Mohon jangan putus silaturahim,” ungkap ayah dua anak ini.

 

Suami Sriyusnita ini, menitip pesan agar selalu menjaga silaturahmi. Perbanyak sahabat. (*)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin