celebesaktual.id — LUWU TIMUR, Didampingi anggota DPRD dari Partai Golkar, Wahidin Wahid, mantan anggota DPRD Tugiat dari Partai Nasdem, mantan anggota DPRD Rahman Sanusi dari Partai PAN dan beberapa tim pemenangan Kecamatan Tomoni, calon wakil bupati pasangan Budiman - Akbar menguraikan beberapa rencana program kerja bidang Ekonomi, Kepemudaan, dan Pertanian yang diusung pasangan calon bupati Budiman-Akbar kepada warga yang sebagian besar berlatar belakang petani, pedagang pasar dan pemuda, Jumat (4/10).
Menurut Akbar bahwa perencanaan program prioritas calon kepala daerah wajib mengacu pada beberapa kaidah, aturan dan dipertimbangkan secara matang. "Dalam RAPBD dikenal ada anggaran rutin yang tidak bisa dikoreksi seperti gaji pegawai dan sebagainya serta anggaran pembangunan dan walaupun banyak anggaran, tetap mengacu pada prinsip keseimbangan penganggaran, " Ujar Akbar.
Melengkapi penjelasan Akbar Andi Leluasa, tokoh masyarakat Kecamatan Tomoni yang juga mantan Anggota DPRD Luwu Timur periode lalu, Tugiat memanfaatkan kesempatan ini untuk ikut menjelaskan tatacara perencanaan anggaran daerah yang realistis, terukur dan regulatif. Ia juga mengingatkan kepada semua kandidat agar mempertimbangkan regulasi yang berlaku sebab sebaik apapun visi misi seorang kandidat bila bertentangan dengan regulasi pasti tidak dapat dilaksanakan. "Diharapkan masyarakat juga harus kritis melihat visi misi yg ditawarkan oleh kandidat, jangan terbuai janji- janji kampanye yg begitu manis namun ternyata tidak realistis, " Tegas Tugiat.
Pertemuan berlangsung dengan suasana akrab dan santai, namun penuh dengan diskusi substantif yang diharapkan dapat membuka mata warga Bangun Jaya terkait program pembangunan daerah yang realistis dan berkelanjutan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian diskusi politik menjelang Pilkada di Kabupaten Luwu Timur, di mana kandidat Budiman Akbar bersama timnya terus memberikan penekanan pada pentingnya prmbangunan berkeadilan yang berpihak pada masyarakat kecil. (Zzz)