Pembangunan Pabrik Pengolahan Merica: Program Unggulan Ibas-Puspa untuk Dongkrak Ekonomi Petani Luwu Timur

celebesaktual.id — LUWU TIMUR, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler (Ibas-Puspa) memberikan perhatian besar kepada Luwu Timur melalui program - program pro rakyatnya. Mereka menegaskan komitmen untuk membangun pabrik pengolahan merica guna meningkatkan nilai jual komoditas andalan Luwu Timur.


Pasangan calon tersebut telah menetapkan pembangunan pabrik merica di Luwu Timur sebagai salah satu program unggulan mereka. Program ini diharapkan dapat memperbaiki harga lada yang kerap fluktuatif, serta memperkuat posisi Luwu Timur sebagai produsen lada terkemuka di Indonesia. Sebelumnya, pembangunan pabrik gabah juga telah dicanangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian di wilayah ini.


Berdasarkan data Indonesia's Geographical Indication Show (IGIS) 2022, Luwu Timur tercatat memiliki areal lada terbesar di Sulawesi, dengan luas mencapai 5.926,13 hektar dan produksi tahunan mencapai 4.174,36 ton. Daerah ini bahkan memiliki produktivitas tertinggi di Indonesia, rata-rata 1,5 ton lada per hektar.


Juru bicara Ibas-Puspa, Fachrizal David, menegaskan pentingnya sektor pertanian, yang merupakan kontributor terbesar kedua setelah sektor pertambangan. “Sektor pertanian harus mendapatkan perhatian serius. Melalui pembangunan pabrik-pabrik ini, harga komoditas bisa lebih stabil dan memberikan kepuasan lebih bagi petani,” ujarnya, Jumat (11/10/24).


Selain membangun pabrik, Ibas-Puspa juga menyiapkan sejumlah program pendukung bagi petani. Program ini meliputi pengadaan pupuk gratis, pendampingan intensif, akses kredit mudah, hingga pembangunan jaringan irigasi dan pasar agro. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan produktivitas petani dan menekan biaya produksi.


Berikut Program Pertanian Unggulan Ibas-Puspa:

1. Pengadaan pupuk gratis plus

2. Pendampingan dan pelatihan intens bagi petani

3. Akses mudah dan layanan kredit bagi petani

4. Pembangunan serta revitalisasi jaringan irigasi dan logistik

5. Baruga petani di desa-desa

6. Subsidi bibit unggul dan bantuan alat mesin pertanian modern

7. Pengembangan kawasan unggul

8. Pembangunan pasar agro

9. Gerakan pro produk lokal

10. Kebun bibit desa

11. Pembangunan pabrik komoditas unggulan (beras dan merica)


Dengan potensi besar dari sektor lada, program ini mampu mengubah wajah ekonomi pertanian di Luwu Timur dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.***