Luwu Timur, celebesaktual.id - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui instansi terkait akan meningkatkan pengawasan lalu lintas HPM (Hewan, Produk, dan Media Pembawa penyakit hewan menular) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas surat edaran terkait pengawasan lalu lintas HPM guna mencegah masuk dan menyebarnya penyakit hewan menular strategis (PHMS) dan zoonosis di wilayah Kabupaten Luwu Timur.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur, Munadiah As’ad, M.Si., memerintahkan seluruh petugas untuk melaksanakan pengawasan secara intensif terhadap lalu lintas HPM di sejumlah titik strategis jalur keluar masuk hewan ternak.
Pengawasan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 11 Mei hingga 27 Mei 2026 dan difokuskan pada tiga pos pengawasan, yaitu:
- Pos Pengawasan Tambangan
- Pos Pengawasan Karebbe
- Pos Pengawasan Lauwo
Munadiah As’ad menjelaskan bahwa peningkatan pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit hewan menular dan zoonosis menjelang Hari Raya Idul Adha, dimana lalu lintas hewan qurban biasanya mengalami peningkatan signifikan.
“Pengawasan ini sangat penting dilakukan karena hewan qurban yang masuk bukan hanya berasal dari Luwu Timur, tetapi juga banyak didatangkan dari luar daerah. Oleh karena itu, pengawasan kesehatan hewan harus diperketat guna memastikan hewan yang masuk dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk masyarakat,” ungkap Munadiah As’ad.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan yang dilakukan tidak hanya mencakup pemeriksaan dokumen kesehatan hewan, tetapi juga pemeriksaan fisik terhadap ternak yang melintas di wilayah Kabupaten Luwu Timur.
“Kami ingin memastikan seluruh hewan ternak yang masuk telah memenuhi persyaratan kesehatan hewan dan bebas dari indikasi penyakit menular strategis maupun zoonosis. Ini merupakan upaya bersama dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kualitas hewan qurban menjelang Idul Adha,” tambahnya.
Lebih lanjut, Munadiah As’ad berharap seluruh pihak, baik peternak, pedagang maupun masyarakat, dapat bekerja sama dengan petugas di lapangan demi menjaga kesehatan hewan ternak dan keamanan masyarakat selama pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
“Peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung pengawasan ini. Kami mengimbau agar setiap lalu lintas ternak dilengkapi dokumen kesehatan yang sah dan mematuhi ketentuan yang berlaku demi mencegah penyebaran penyakit hewan menular,” tutupnya. ***