Luwu Timur, celebesaktual.id - Setelah dua pekan menyambangi berbagai kecamatan di Luwu Timur, rangkaian penyaluran Kartu Lutim Lansia akhirnya mencapai titik akhir di Kecamatan Burau. Penyaluran di wilayah ini sekaligus menjadi penanda tuntasnya program uji coba bantuan tunai bagi warga lanjut usia di seluruh kabupaten.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pola penyaluran kali ini dirancang lebih mendekatkan layanan ke masyarakat. Pemkab Luwu Timur bekerja sama dengan Bank Sulselbar tidak hanya membuka pos pelayanan di kantor kecamatan, tetapi juga mendatangi sejumlah titik di desa untuk memastikan akses warga lebih mudah.
Di Kecamatan Burau, penyaluran dipusatkan pada tiga titik: Gedung Serbaguna Kantor Camat Burau, Kantor Desa Bone Pute, dan Kantor Desa Jalajja. Bagi lansia yang mengalami keterbatasan fisik, tim turun langsung melakukan penyerahan dari rumah ke rumah.
Penyaluran di Gedung Serbaguna Kecamatan Burau pada Selasa (11/11/2025) berlangsung penuh emosi. Sebanyak 158 lansia dari enam desa tercatat menerima bantuan tunai senilai Rp2 juta untuk periode September–Oktober.
Kehadiran Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menjadi momen yang paling ditunggu para penerima. Di hadapan para lansia, Puspawati menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberi perhatian lebih kepada warga usia senja.
“Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari. Jangan menilai besar kecilnya, tetapi lihat bagaimana pemerintah berupaya hadir untuk para orang tua,” ujarnya dengan nada menenangkan.
Beberapa penerima tak kuasa menyembunyikan rasa haru, termasuk Abdul Kadir (65) dari Desa Burau, yang menitikkan air mata saat menerima penyerahan langsung dari Wakil Bupati.
“Terima kasih atas perhatian pemerintah. Semoga Ibu dan Bapak Bupati selalu diberi kesehatan,” ucapnya lirih.
Plt. Kepala Dinas Sosial dan P3A Luwu Timur, Joni Patabi, menegaskan bahwa Kartu Lutim Lansia merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi warga lanjut usia.
Menurutnya, program uji coba tahun ini menyasar 3.000 penerima di seluruh kecamatan. Kecamatan Burau menjadi rangkaian penutup yang berjalan tanpa hambatan.
“Selanjutnya, jumlah penerima akan dievaluasi dan kemungkinan diperluas, tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” terangnya. Ia juga memastikan proses verifikasi akan terus diperketat agar bantuan tepat sasaran.
Tuntasnya penyaluran di Burau mengakhiri perjalanan dua pekan tim Pemkab Luwu Timur menyambangi ribuan lansia dari pelosok ke pelosok. Program ini tidak hanya memfasilitasi bantuan tunai, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam merawat martabat warga lanjut usia.
Di tengah berbagai keterbatasan, Kartu Lutim Lansia menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang telah banyak berjasa bagi keluarga dan daerah, memastikan mereka dapat menjalani hari tua dengan lebih baik dan terjamin.