Luwu Timur, celebesaktual.id – Suasana religius menyelimuti Masjid Nurul Huda, Desa Wonorejo Timur, Kecamatan Mangkutana, selama tiga hari terakhir. Sejak Jumat (04/07/2025) hingga Ahad (06/07/2025), rombongan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Timur turut ambil bagian dalam kegiatan khuruj atau dakwah keluar, yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas, Muhammad Safaat DP.
Khuruj, dalam tradisi Jamaah Tabligh, merupakan aktivitas meninggalkan kampung halaman sementara waktu untuk mengajak kepada kebaikan dan ketaatan kepada Allah SWT serta Rasul-Nya. Kegiatan ini diyakini menjadi media pembinaan spiritual sekaligus pembenahan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Program tersebut merupakan salah satu inisiatif Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, yang menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia, tidak hanya dari sisi pengetahuan dan teknologi, tetapi juga dari aspek spiritualitas.
Dalam keterangannya, Muhammad Safaat DP menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini yang menurutnya memberikan banyak pelajaran dan pengalaman berharga.
“Kegiatan khuruj ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga tentang bagaimana kita membentuk karakter pribadi yang lebih baik. Kami belajar tentang kesabaran, kebersamaan, dan pentingnya menyeru kepada kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menegaskan, keterlibatan jajaran Dinas Kominfo-SP dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pembinaan keagamaan yang digaungkan Bupati.
“Apa yang menjadi arahan dan kebijakan Bupati tentu kami sambut dengan penuh semangat. Ini menjadi langkah nyata kami untuk menghadirkan ASN yang tidak hanya cakap dalam tugas, tapi juga kuat secara spiritual dan moral,” tambahnya.
Selama tiga hari, para peserta mengikuti sejumlah kegiatan keagamaan, di antaranya Musyawarah Subuh, Dzihin, Doa Ilham, Garquzari Amal, Pembentukan Petugas Program, Sholat Dhuha, Taklim Pagi (Buku Fadhilah Amal), Halaqah Qur’an, Mudzakarah 6 Sifat Sahabat, hingga Jaulah Umumi (berkeliling mengajak masyarakat kepada kebaikan).
Selain itu, kegiatan ibadah seperti sholat berjamaah lima waktu, Tahajjud, pengajian kisah sahabat Nabi, hingga pembahasan pentingnya tabligh juga turut dilaksanakan. Setiap malam ditutup dengan Bayan Maghrib dan taklim, memperkuat semangat dakwah serta introspeksi diri. ***