LUWU TIMUR, CELEBESAKTUAL.ID- Terobosan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim), H. Irwan Bachri Syam - Puspawati (Ibas - Puspa) di 100 hari kerja rupanya banyak menuai aplaus, tak hanya dari Aparatur Sipil Negara (ASN), aplaus itu juga datang dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lutim.
Sebab, pasca dilantik oleh Presiden Prabowo, pada 22 Februari 2025 lalu, Ibas - Puspa mulai tancap gas dengan mewujudkan beberapa kebijakan yang sangat pro rakyat.
Diantaranya, penghapusan retribusi parkir, sewa kios, pelelangan ikan, sewa GOR, retribusi tempat wisata hingga pembebasan retribusi bagi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Sorowako.
Bahkan, Ibas - Puspa juga menerapkan Luwu Timur berjamaah dengan mengharuskan para pegawai di lingkup Pemda Lutim yang muslim untuk shalat berjamaah di Masjid.
Selain itu, Pemda Lutim juga melaunching program unggulannya pada puncak HUT Lutim yang ke 22 yakni kartu Lutim pintar, kartu Lutim sehat dan kartu Lutim lansia.
Lalu apa tanggapan salah satu anggota DPRD Lutim mengenai kinerja Ibas - Puspa di 100 hari kerja tersebut.
Anggota DPRD Lutim dari partai Gelora, Rusdi Layong saat dimintai tanggapannya terkait kinerja bupati dan wabup Lutim pada 100 hari kerja pasca dilantik menyebut sangat luar biasa.
"Artinya, Pak Bupati dan Ibu Wabup sudah menunjukkan kebijakannya yang pro dengan masyarakat dengan meletakkan gambaran kepada kita semua tentang apa yang akan ia kerjakan nantinya," kata Rusdi kepada wartawan, Rabu (4/6/2025).
Meski programnya belum terlalu nampak dirasakan masyarakat, tetapi perlu diketahui bahwa mewujudkan program itu bukan semudah membalikkan telapak tangan, semua ada prosesnya.
"Terkait program tiga kartu sakti tersebut, saat ini sementara dalam pembahasan RPJMD terkait payung hukumnya, agar diperjalanan pelaksanaan program ini nantinya tidak terbentur dengan regulasi," jelasnya.
"Saya perkirakan pembahasan RPJMD ini akan rampung pada awal Juli 2025, setelah itu program ini mulai berjalan maksimal, dan kami DPRD Lutim siap mengawal," tandasnya.
Diperjalanan 100 hari kerja itu, hadir investasi di Kabupaten Lutim yang bernilai triliunan.
Apa itu? hadirnya Eastlight, perusahaan asing asal Dubai yang bergerak di bidang energi terbarukan berbasis teknologi tinggi seperti sistem integrasi tenaga surya, produksi dan pengembangan teknologi baterai mutakhir, bahan baku sel surya serta konstruksi panel surya.
Kemudian, PT. BTI yang akan berinvestasi membangun pabrik beras moderen, serta PT. GIT perusahaan yang berinvestasi di sektor peternakan sapi perah dan sapi potong dengan berkualitas tinggi.
Kata Rusdi Layong, investasi tentu menjadi angin segar buat Kabupaten Lutim. Artinya, Pemda Lutim membuka jalan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Hadirnya investasi ini tentu dapat menyerap tenaga kerja kita nantinya, sehingga masyarakat sejahtera Lutim maju," kuncinya.