LUWU TIMUR, celebesaktual.id – Sebuah foto yang memperlihatkan sepatu olahraga bermerek HOKA, diduga milik anggota Paskibraka Kabupaten Luwu Timur, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kondisi sepatu yang tampak kusam dan rusak memunculkan tudingan miring, termasuk dugaan adanya penyelewengan anggaran hingga miliaran rupiah.
Menanggapi isu tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Guntur Hafid, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa angka Rp 1,6 miliar yang beredar tidak sesuai dengan fakta.
“Anggaran pengadaan sepatu hingga pakaian anggota Paskibraka tahun ini mencapai Rp 309 juta. Khusus untuk sepatu olahraga, nilainya Rp 300 ribu per pasang sesuai DPA,” jelas Guntur, Sabtu (23/8/2025).
Menurutnya, pengadaan dilakukan melalui e-katalog dengan tawaran harga Rp 290 ribu per pasang dari pihak ketiga. Setelah dipotong pajak 12 persen, harga bersih per pasang sepatu tercatat Rp 270.500.
Guntur menambahkan, selama kegiatan pelatihan hingga upacara 17 Agustus berlangsung, tidak ada laporan resmi mengenai sepatu rusak parah. Foto yang beredar baru muncul setelah seluruh rangkaian selesai.
“Kalau memang ada kerusakan, pasti ada laporan untuk perbaikan atau penggantian. Faktanya, tidak ada laporan masuk,” ujarnya.
Meski membantah adanya penyimpangan, Guntur menyebut kritik dari masyarakat akan menjadi evaluasi. “Kami berterima kasih atas masukan yang ada. Ini akan menjadi bahan perbaikan bagi panitia,” katanya.
Ia menegaskan kembali bahwa seluruh anggaran Paskibraka 2025 murni berasal dari APBD Kabupaten Luwu Timur yang dibahas dalam pokok anggaran tahun 2024.